Danau toba, sebuah danau yang menjadi primadona di pulau sumatra. Hamparan air yang berwarna kebiru-biruan dengan rimbunya pepohonan yang mengelilinya adalah sebagian kecil dari gambaran danau yang terletak di ketinggian 900 mdpl ini. Mungkin diantara sobat penasaran bagaimana asal-usul dari danau yang terluas di asia tenggara tersebut ?

Danau toba memiliki luas 1.145 kilometer persegi sehingga menjadikanya danau terluas di asia tenggara. Tak hanya itu danau toba juga dinobatkan sebagai danau terdalam di dunia dengan kedalaman mencapai 450 meter. Ditengah-tengahnya berdiam sebuah pulau yang bernama pulau samosir. Luas dari pulau samosir hampir sebanding dengan luas Singapura. Menariknya lagi ditengah pulau samosir tersebut masih ada dua danau lagi yakni danau sidihoni dan danau aek natonang. Dibalik keindahanya danau toba memiliki legenda yang menyertainya.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, dahulu kala hiduplah seorang laki-laki bernama Toba. Dalam kehidupanya toba sehari-hari bekerja sebagai petani. Suatu hari ia menangkap seekor ikan mas yang dapat bicara. Kemudian ikan tersebut ia bawa pulang, sesampainya dirumah ikan mas tadi berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik. Ternyata gadis tersebut telah melanggar aturan yang dibuat oleh dewa sehingga wujudnya diubah menjadi seekor ikan. Toba pun terpikat dengan kecantikan gadis tersebut dan kemudian menikahinya. Keduanyapun hidup rukun bertahun-tahun hingga dianugrahi seorang anak yang diberi nama samosir. Suatu ketika samosir disuruh ibunya untuk mengantarkan nasi ke ayahnya di ladang. Namun ditengah perjalanan samosir memakan sebagian dari nasi beserta lauk pauk yang akan dikirimkan untuk ayahnya. Mengetahui kelakuan anaknya tobapun marah dan memaki samosir dengan mengatakan “Anak kurang ajar, dasar anak keturunan ikan !”. Mendengar makian dari ayahnya samosirpun menangis dan menanyakan kepada ibunya. Ibu dari samosir terkejut dengan apa yang telah dikatakan toba kepada anaknya. Akhinya ia menceburkan kedalam sungai dan berubah menjadi ikan besar. Pada saat itu juga air sungai meluap disertai hujan yang lebat. Banjir besarpun terjadi hingga menenggelamkan seluruh isi desa hingga membentuk danau besar yang kemudian diberi nama Danau Toba.

Itulah legenda yang menyertai asal-usul danau toba. Namun dari sisi ilmiah menyebutkan danau toba terbentuk sekitar 74.000 tahun silam. Danau Toba terbentuk dari letusan Gunung Toba yang meletus tiga kali. Letusan dari gunung toba terjadi selama satu minggu dan debu dari letusan tersebut mencapai 10 km mdpl. Material vulkanik yang dimuntahkan oleh gunung toba sebanyak 2800 meter persegi. Material ini terdiri dari bebatuan dan abu vulkanik.

Nah Travel Logs, demikianlah asal-usul dan legenda dari danau toba. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke danau toba adalah ketika sedang dilangsungkan festival danau toba. Pada festival tersebut ditampilkan upacara tradisional, lomba olahraga hingga pementasan seni budaya.